Puisi, Sastra

Ibu

Ilustrasi : Shatrani

Kala engkau kesusahan

Ibumu langsung mengerti

Firasatnya bak pedang Ali

Dan Tuhan bukakan pintu-pintu langit

Kala engkau kesakitan

Ibumu yang meneteskan air surga

Dan Tuhan persiapkan tempayannya

Kala engkau dilecehkan

Ibumu menjadi garda depan

Bahkan jika menyebabkan hilang nyawa

Ibu,

Ibu orang nomor satu

Ketabahannya obat penawar keluarga

Tak tertandingi,

Disebut tiga kali

Keabadian surga ibu yang memiliki

Ibu,

Hatinya nomor satu

Kesabarannya tak terkalahkan

Pejuang sejati,

Malaikat mengelilingi,

Doanya secepat cahaya matahari ke bumi

Ibu,

Maafkan anak-anakmu

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>