Puisi, Sastra

Damailah Indonesiaku

Kala itu…
Darah semerbak bercucuran dari segala penjuru arah
Tenaga yang sudah lemah namun tak menyerah
Keringat yang sudah mencucur ruah
Yang kuat berkuasa dari yang lemah

Ribuan senapan mengeluarkan peluru
Dengan suara keras dan menakutkan itu
Suara memelas dihiraukannya
Jerit tangisan diabaikannya pula

Kala itu…
Manusia-manusia tak berperasaan
Merusak ketenangan dan kedamaian
Datang tanpa diundang
Dengan pakaian seragam asing

Sekarang…
Berbanggalah kau anak cucunya
Yang kini merasakan kedamaian
Tak kau lihat lagi tragedi pertumpahan darah
Tak kau lihat lagi tubuh yang berserakan
Kau sekarang merdeka
Sang saka merah putih berkibar di angkasa
Mengobarkan semangat yang membara

Tangis berubah tawa
Jeritan tak lagi ada
Damailah negeriku
Bersatulah indonesiaku

Komentar