Puisi, Sastra

Kuasa yang Merongrong

Puaskah?

Puaskah Tuan?

Atas kekuasaan yang kau dapatkan sekarang.

Kuasa yang kau jadikan Tuhan.

Rakyat kau buat kelaparan

Apakah dengan kuasa, Tuan dapatkan segala?

Tak mengerti saya, Tuan

Kau korbankan rakyat hanya untuk kuasa

Seolah-olah, yang kau butuhkan hanya kasta

Miris sekali negeriku saat ini, Tuan

Banyak Tuan berebut kuasa

Saya tak mengerti kenapa,

Tuan memperebutkan cawan kelompang

Tuk perkaya diri?

Atau justru tuk puaskan nafsu belaka?

Yang harusnya kau puaskan bukan dirimu, Tuan!

Bukan jua keluargamu!

Jengah aku mengindahkan,

Negeriku harus mendengar cacian

dan makian dari para kompetitor yang haus kuasa

Tak jemu kah kau, Tuan?

Komentar