Puisi, Sastra

Ingatkan Aku Akan Makna Ini

Temaram lampu – lampu pada gang kecil

Menyingsing datangnya mentari kalahkan fajar

Tak terdengar..

Tak terlihat..

Tak kurasa..

 Ramai, riuhnya tak seperti biasa

 Amarah pagi yang tak lagi menyapa

 Sapaan khas orang – orangnya

 Teralihkan..

 Oleh irama kicauan burung,

 Bau khas dupa dan kemenyan

Dalam sepi ini kucoba untuk berbenah diri

Pusatkan fikir, menjamah hati

Membaca bait – bait doa dan merasuk sukma kedamaian

Bersyukur pada yang Kuasa

Telah melimpahkan anugrah pada kita semua.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>