Puisi, Sastra

Derai Lara Bangsa

Derai Lara Bangsa

Pada akhirnya …

Kita jiwa-jiwa yang mendamba siuman lara

Akan lekas mendamba samudra setelah sekian waktu

diperdambakan oleh penjajah bangsa

Penindasan rakyat jelata selalu saja menjadi tujuan utama

Bertubi-tubi aliran mata

Bertubi-tubi cacian maki lara

Bertubi-buti tamparan nyata

Namun tak kunjung henti batinpun terasa lara

Perihal pemuda bangsa memang patut dipertanyakan apa adanya

Tak memikirkan letih perjuangan bangsa

Namun tetap saja senang berfoya-foya

Pemuda harus melakukan pergerakan dan perubahan dengan rasa

Tak sejengkal gairah pemuda untuk merubah bangsa

Namun tak mengapa,

Semua tetap saja tertuju, terpaku pada generasi muda

Bangsa akan berubah jika pemuda mau merubahnya

Wahai generasi muda

Tanamkan semangat apapun untuk merubah bangsa

Selamat menikmati patahan rasa akibat lemahnya pemikiran lara

Marilah bersuka cita pada harapan yang patah sebelum kita bahagia,

Atau mati menjadi gila

 Sofiyatun

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>