Kampus

Kecewa Warnai Puncak Malam Inagurasi PBAK

Virgoun Gagal Tampil di IAIN Pekalongan

Malam puncak (Pengenalan Budaya Akademik Kemahasiswaan) PBAK IAIN Pekalongan diselenggarakan pada Kamis malam (16/8). Acara yang seharusnya dimulai sekitar pukul 19.00 WIB berhasil menelan kekecewaan dari berbagai pihak. Virgoun Putra Tambunan, pelantun lagu ‘Surat Cinta untuk Starla’ yang digadang-gadang akan hadir memeriahkan malam puncak inagurasi PBAK 2018 ternyata batal tampil.

Sebelumnya, selain Virgoun sederet Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) IAIN Pekalongan pun akan turut memeriahkan acara PBAK ini seperti UKM teater Zenith, UKM seni musik El-Fata dan UKM LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an). Namun dalam realitanya, baik Virgoun, UKM seni musik El-Fata, maupun UKM teater Zenith tidak tampil pada acara ini. Walhasil, acara hanya diisi oleh Mahabatul Mustofa Pekalongan.

Sampai hari ini belum ada konfirmasi dari pihak SC (steering commitee) maupun OC (organizing commitee) terkait pembatalan acara yang telah disusun sedemikian rupa tersebut. Awak LPM Al-Mizan pun akhirnya menemui UKM teater Zenith untuk mengetahui perihal batal tampilnya teater Zenith dalam malam inagurasi. Andi selaku anggota teater Zenith memaparkan bahwa pihaknya cukup kecewa karena tak dapat memeriahkan acara tersebut.

“Zenith kan memang untuk menghibur, tapi coba bayangin kalau harus menghibur 2400 mahasiswa yang kecewa biar semangat lagi, itu kan berat loh. Beratnya itu di pemainnya,” tutur Andi selaku anggota Zenith saat tim Al-Mizan temui di kantor sekretariat Zenith.

Sedangkan saat kami menghubungi UKM El-Fata, Nur Badriyah selaku  anggota humas El-Fata mengatakan bahwa dirinya tidak tahu menahu alasan batalnya El-Fata tampil.

“Saya nggak tahu persisnya bagaimananya ya. Saya cuma dikasih informasi sama ketua El-Fata jika El-Fata batal tampil,” ujarnya melalui sambungan telepon seluler.

Malam inagurasi sendiri merupakan malam puncak PBAK setelah melaksanakan serangkaian acara PBAK selama empat hari. Sebelumnya para peserta PBAK telah mendapat kabar bahwa Virgoun vokalis Last Child akan hadir ditengah-tengah malam inagurasi.

Salah satu mahasiswa baru jurusan Ekonomi Syariah mengaku kecewa perihal batalnya Vigoun tampil. Saat kami temui sekitar pukul 20.35 WIB dirinya mengaku belum percaya betul dengan adanya pembatalan konser Virgoun.

“Saya  pernah bikin acara konser di SMA,  Kalau acara seperti ini kan nantikan ada MoUnya Mba. Dan disitu nanti ada perjanjian, kalaupun terkendala masalah teknis harusnya kan dijelasin apa masalah teknisnya biar jelas, dan juga harusnya ada plan B nya. Tapi kalau ini ternyata beneran gak jadi ya seluruh maba pasti kecewa,” papar mahasiswa yang tidak mau menyebutkan namanya.

Disampaikan oleh Panitia PBAK bagian seksi acara, seharusnya Virgoun akan tampil pukul 20.45 – 22.00 WIB. Akan tetapi karena terjadi kesalahan teknis, pada pukul sekitar 19.30 – 20.30 WIB masih terlihat Mahabatul Mustofa Pekalongan mengisi panggung hiburan malam inagurasi tersebut. Setelah Mahabatul Mustofa Pekalongan menunjukkan perfomanya, panggung diisi oleh pengumuan berbagai lomba yang diselenggarakan oleh organisasi mahasiswa IAIN Pekalongan. Setelah itu, acara langsung ditutup oleh rektor IAIN Pekalongan, Ade Dedi Rohayana.

Dalam sesi penutupan, rektor menyatakan bahwa panitia dari pihak kampus dan panitia PBAK meminta maaf atas ketidakhadiran Virgoun dalam malam inagurasi. Rektor juga mengatakan bahwa ketidak hadiran Virgoun merupakan salah satu ujian pertama bagi mahasiswa baru untuk menjadi mahasiswa IAIN Pekalongan. Rektor juga menghimbau mahasiswa untuk jangan terlalu menyesali atas ketidakhadirannya artis ibukota tersebut.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Rektor III yang mengatakan bahwa jangan terlalu larut dalam kesedihan. Karena terkadang hal yang sudah direncanakan tidak sesuai rencana.

“Tadi kan Pak Rektor sudah bilang, siapapun kalau sudah merencanakan, sudah diberitahu, sudah dipikirkan ya kecewa. Sebagai manusia ya pasti saya kira ketidakhadiran Virgoun tidak mengurangi esensi PBAK,” tandasnya saat ditanya di Gedung Rektorat lantai dua.

Adapun dari pihak manajemen Virgoun, yaitu Riki melalui sambungan telepon seluler pada (17/8) memaparkan, ketidakhadiran Virgoun dikarenakan banyak alat-alat yang kurang lengkap dan tidak sesuai dengan permintaan pihak Virgoun. Seperti kabel, mixer monitor, dan lain sebagainya. “Banyak, banyak sekali perlengkapan yang belum bisa dipenuhi contohnya satu, mixer monitor saja gak bisa dipenuhi,” ujarnya.

Tim Redaksi Al Mizan

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>