Puisi

Alamku

Alamku

Alamku

oleh: Meikha

Aku terpaku.. aku membeku

Menatap alam yang kian bendu

Mataku nanar.. tak lagi berbinar

Miris teriris terkoyak jerit si papa di latar

Yang menjerit, yang menangis, yang meronta liar

Nyawaku tercekat.. nadiku tersedat..

Tamanku tak lagi memikat..

Berkuntum kuntum bakung menjadi coklat pekat

Padi-padi si bapak lantak sebelum menguning

Bocah-bocah berputih merah tak lagi miliki wajah bening

Sebab mimpinya tersangkut di telan bencana

Hilir bayu murka.. dimana-mana

Air bah mengamuk tak berpeluk salam

Lempengan pertiwi merajuk dari diamnya

Rambut sang nyiur terkibas garang

Ombak mengerang

Menyisakan duka jadi belang

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>