Puisi, Sastra

Wanitaku

Wanitaku
Bukan mereka yang bertubuh molek ataupun yang pandai bersolek
Bukan mereka yang selalu di puji-puji karena kecantikan diri
Bukan mereka yang pandai memikat hati para lelaki
Tetapi wanita ku,
Dia yang terlihat anggun meski dengan sehelai daster
Dia yang selalu cantik tanpa riasan lipstik
Dia yang menjaga kehormatan diri titipan Ilahi
Wanita ku,
Dia tak pernah rapuh juga tak pernah mengeluh
Dia selalu terlihat tegar juga sabar
Meski cobaan datang petir menyambar
Wanita ku,
Dia panutan ku
Dia penerang jalan hidupku
Tuntun aku
Tuntun aku
Tuntun aku
menuju surga mu

Puisi “Wanitaku”

Oleh : Ikhtaroza Salamatun

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>