Puisi, Sastra

(Bukan) Pengecut

Photo by: Pixabay

Seringnya menuntut tapi tak mau berbuat
Ingin dihormati tapi tak mau menghargai
Kadang baik kadang pula terbalik
Heran, kok ada makhluk seperti itu

Tapi jangan salah, tanpa makhluk seperti itu dunia ini akan kosong

Seringya berangan dan ikhtiarnya pun jalan
Ingin mencintai dan sering kali jadi mengasihi
Kadang melakukan sesuatu, demi kebaikan yang dituju
Keren, kok ada makhluk seperti itu

Memang ada, tanpa makhluk seperti itu dunia tidak akan berwarna

Tapi sayang, kini makhluk itu hanya bisa jadi pengecut!
Ya pengecut, yang mulai tidak mengenal jati diri

Cukup dengan nilai semua sudah selesai
Cukup dengan materi semua sudah tercukupi
Cukup dengan tahta semua sudah berkuasa

Tapi tidak, kini justru makhluk itu (bukan) Pengecut!
Buktinya banyak orang baik di sekitar kita

Menyebrangkan orang tua ke sebrang jalan
Menyayangi anaknya tanpa imbalan
Memberikan kasih sayang tulus antara teman

Ah! Bedebah dengan semua gumamku ini, lantas bagaimana makhluk itu hidup?
Kamu bantu menilai ya, Makhluk itu (Bukan) Pengecut

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>