Puisi, Sastra

Menjemput Surga

Ilustrasi Foto: islamidia.com

Sepasang kaki t’lah berpijak di negeri orang

Dikejarnya mimpi tanpa keluh kesah

Hingga sukses datang menghampiri

Usai toga melekat pada tubuh mungilnya

Kujalani duniaku

Walau tak sedikit cibiran kudapat

Namun,

Tak peduli buah bibir berserakan

 

Duniaku dipenuhi bunga kesuksesan

Nyaman pun sudah kurasakan

Tetapi itu di negeri orang

Kucoba tuk kembali

Kembali berpijak diatas tanah air

Negeriku negeri kelahiranku

Sempat terlintas dibenakku

Apakah aku pantas tuk kembali?

Sedang aku tak pernah abdi

Apakah aku pantas tuk kembali?

Sedang aku tak pernah bakti

 

Kini t’lah kusadari

Ada bahagia yang kunanti disana

Ada kehangatan yang kan kudapat disana

Ada gubuk tuaku yang pernah kusinggahi

Ada surga yang harus kukecup disana

Surga telapak kakimu

Wahai Ibuku tersayang

 

Beribu maaf kuucap padamu

Beribu terimakasih terucap hanya untukmu

Tuhan,

Panjangkan usianya

Sayangi dia sang malaikat anugerah Mu

Layaknya sayang yang kudapat darinya

Ibu,

Engkaulah sang pelita hidupku

 

Nofhita Poetry

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>