Berita, Kampus, Pekalongan, Sastra

FLP Jawa Tengah dan Penyair Batang Ajak FLP Pekalongan Bangkit Menulis

Rahman Hanifan sebagai ketua FLP Jawa Tengah sedang menyampaikan materi non-fiksi di Seminar Kepenulisan bertajuk "Menulis, Menjelajah Dunia Tanpa Batas" di Gedung Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kota Pekalongan. FOTO: Khikmah/FLP Pekalongan.

 Pekalongan, lpmalmizan.com – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kota Pekalongan bekerjasama dengan Forum Lingkar Pena (FLP) Pekalongan dan Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) menggelar Seminar Kepenulisan pada Sabtu lalu (9/9) bertempat di Gedung Perpustakaan Kota Pekalongan. Sekitar 52 Peserta menghadiri acara yang bertajuk “Menulis, Menjelajah Dunia Tanpa Batas” itu.

Kurnia Hidayati, Penyair Batang sedang menyampaikan materi Menulis Puisi di Seminar Kepenulisan bertajuk “Menulis, Menjelajah Dunia Tanpa Batas” di Gedung Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kota Pekalongan. FOTO: Idris Arjanggi/FLP Pekalongan.

Kegiatan tersebut dibuka dengan sambutan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Pekalongan, disusul dengan sambutan yang disampaikan oleh Ketua pelaksana kegiatan ini, M. Idris Arjanggi.

Dalam event bangkitnya FLP ini menghadirkan dua narasumber yaitu Rahman Hanifan, yang juga menjabat sebagai ketua FLP Jawa Tengah dan Kurnia Hidayati, seorang penyair asal Batang sekaligus penulis antologi puisi Senandika Pemantik Api.

“Belakangan ini, saya banyak melihat para pengguna media soial memposting berbagai tulisan yang menurut saya itu menarik, dari situ munculah ide untuk mengadakan seminar kepenulisan ini, ditambah minat baca pekalongan yang masih bisa dikatakan rendah,” ujar Idris.

Forum Lingkar Pena (FLP) merupakan komunitas tulis menulis yang berdiri sejak tahun 1998. Berpusat di Jakarta dan  memiliki berbagai cabang di masing-masing daerah, salah satunya di Pekalongan. FLP ini dalam kepenulisannya lebih condong ke religius Islam dengan batasan norma-norma yang berlaku.

Seorang Peserta sedang bertanya pada narasumber di Seminar Kepenulisan bertajuk “Menulis, Menjelajah Dunia Tanpa Batas” di Gedung Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kota Pekalongan. FOTO: Khikmah/FLP Pekalongan.

FLP cabang Pekalongan sendiri telah ada sejak tahun 2003 dan pernah vakum selama 3 tahun sejak tahun 2014. Hal tersebut dikarenakan kesibukan dari masing-masing pengurus dan belum ada yang mau menggantikannya, tutur Idris.

Dalam kegiatan seminar kepenulisan ini, juga dilaksanakan pelantikan pengurus baru FLP Pekalongan dengan pembacaan ikrar janji oleh para pengurus baru.

Idris Arjanggi selaku pengurus baru FLP Kota Pekalongan berharap dengan adanya kegiatan seminar kepenulisan ini, dapat menghidupkan minat baca masyarakat Pekalongan, khususnya para kaum muda dan juga membangkitkan FLP Pekalongan kembali agar lebih aktif dalam berkarya.

Sebagai program awal FLP Pekalongan akan mengadakan kelas tulis menulis tiap satu bulan sekali dengan mengundang pemateri yang berbeda-beda dan kelas tulis menulis online tiap satu minggu sekali. Kamu tertarik?

Fenny Ardila | Nina Fitriani

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>