Opini, Unek-Unek

Kisah Di Balik Hari Laut Sedunia

FOTO: nationalgeographic.co.id

 

Siapa yang tak pernah ke pantai? Tentulah hampir semua orang pernah ke pantai baik untuk, melihat deburan ombak yang tinggi, menikmati hempasan angin yang berhembus, bahkan untuk berenang dan melihat keindahan negeri bawah laut yang ada.

Hal yang demikian pula sering kali menjadikan pantai sebagai destinasi wisata favorit untuk berlibur. Namun sayang, adanya pantai sebagai tempat wisata favorit untuk berlibur sering kali dicemarkan dan diabaikan. Contoh saja di objek wisata pantai yang ada di Indonesia sering lah kita melihat beberapa sampah bekas makanan ringan bertebaran di tepi pantai bahkan ada juga yang mengapung di lautan.

Selain perihal sampah, kini makin banyak para nelayan yang ingin mendapatkan tangkapannya lebih banyak dengan menggunakan cara yang dapat merusak laut seperti dengan bom dan bahan beracun yang mengakibatkan menurunnya populasi ikan.

Mengatasi itu semua salah satu sarananya adalah dengan adanya hari laut sedunia (world ocean day) yang jatuh tepat pada 8 Juni setiap tahunnya. Hari laut sedunia telah diperingati dari tahun 1992 lalu yang mana merupakan hari laut sedunia pertama dan diadakan oleh Kanada di Earth Summit di Rio de Janeiro, Brasil. Kemudian peringatan ini disahkan oleh PBB pada akhir tahun 2008.

Adapun tujuan adanya hari laut sedunia ini adalah sebagai hari pengingat untuk menghargai laut yang ada di seluruh dunia, dan juga untuk selalu menjaga laut yang ada agar ekosistem di dalamnya tetap utuh. Serta laut sendiri merupakan jalur pelayaran dan perdagangan internasional yang harus terjamin keamanannya.

Terkait masalah yang terpapar di atas untuk memaknai hari laut sedunia sudahlah seharusnya kita sebagai pemuda ikut andil menjaga lingkungan laut yang ada di sekitar kita. Caranya dengan membuang sampah ketika berkunjung pada tempatnya yang telah disediakan, tidak mencemari laut dengan bahan-bahan yang berbahaya, serta kita bisa menanam bakau sebagai pencegah terjadinya abrasi atau pengikisan pantai agar kita bisa menikmati laut Indonesia khusunya dari tepi pesisir pantai.

Karena dengan menjaga dan merawat laut kita itu merupakan cara kita untuk memaknai dan memperingati hari laut sedunia. Serta kalau bukan dari kita siapa lagi? Kalau bukan mulai dari sekarang, kapan lagi?

Ayo kita sama-sama jaga laut kita untuk masa depan anak dan cucu kita nantinya, supaya mereka juga bisa merasakan indahnya pesona laut Indonesia.

 

Penulis: Yusuf Mantoro – KPI/2

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>